Jumat, 06 Maret 2020

Apa kabar sayang ?




Apa kabar sayang ?
Apa kabar dirimu yang di sana ?
Sedang apa kah dirimu ?
Dengan siapakah kamu ?
Baik baik sajakah dirimu ?

Ku ucapkan kata itu berkali kali di dalam hatiku 
Ku lantunkan nada nada indah melalui petikan gitarku
Ku pegang erat dan hangat engkau di dalam sanubariku
Ku coba gapai segala angan dan cita cita kita walau kaki penuh duri , walau hati penuh luka , walau raga bercucuran keringat darah 

Ku coba berbicara kepada cermin di hadapanku 
Adakah yang melihatnya ?
Adakah yang mengetahui keadaannya ?
Jika iya , tolong sampaikan padanya 
Bahwa aku org yang mencintai baik hingga kurangnya , 
Dan siap menemaninya dalam suka maupun duka 
Sedang dalam keadaan yang tidak baik dan amat sangat membutuhkannya 
Katakan padanya jika ada yang melihat atau bertemu dengannya bahwa aku orang yang selama ini menyanyanginya sedang merasa gundah dan kesepian
Lalu kau sampaikan kepadanya jika ada yang mampu berbicara kepadanya katakan juga "bahwa aku tak mampu mengahadapi kenyataan yang pahit ini tanpa dirinya"


Apa kabar sayang ?

segala keluh kesah gue

Jakarta , 7 Maret 2020






Halo bro and sist ,, selamat membaca di blog si toxic ini

Kali ini gue ga menulis kata kata yg cukup tersusun rapih , tapi kali ini gue akan menulis tentang apa yg gue rasakan belakangan ini ..

Oke bro and sis kita mulai langsung .

Belakangan ini terasa berat gue menjalani hidup , terasa berat melawan kenyataan ,, gue baru kali ini teramat sangat lemah sampai gue udh males dan ga bergairah utk jalani hidup lagi ,, teramat banyak masalah yg sangat berat yg harus gue lalui , dan lebih gilanya lagi gue harus sendiri melawan masa masa sulit ini tanpa di temani oleh orang orang yg katanya sayang Ama gue , hingga pacar gue pun terlalu sibuk mengurusi urusan kantornya dan urusan dirinya .

Fikiran gue udh mulai kacau di hari ini , sampai gue susah banget utk tidur ,, istirahat ,, berfikir baik atau prasangka baik kpd pacar gue dan yg lebih gilanya lagi gua berfikir dan mencari cara di internet utk menemukan cara cara bunuh diri yg cepat utk mati .


Di saat seperti ini , di keadaan gue yg seperti ini ,, saat gue down ,, jatuh ke dalam lubang yg paling dalam , penuh dengan kesedihan dan kesengsaraan ini keluarga , tmn ,, atau bahkan pacar gue ga bisa menemani gue .

Gue ga mungkin curhat soal ini ke ortu gue ,, karna jujur aja ortu gue itu mempunyai sakit jantung koroner (bokap) dan mempunyai sakit darah tinggi dan gejala stroke (nyokap) .

Gue curhat ke tmn2 gue pun ga bisa juga karna mereka meninggalkan gue dan gue pun ga percaya lagi ke mereka.

Di saat begini gue berfikir kayanya pacar gue tempat di mana gue bisa berbagi tentang keluh kesah gue , akhirnya gue minta utk pacar gue meluangkan waktunya menemani gue menghadapi masalah ini  .

Tapi luar jujur dan sumpah respon pacar gue di luar dugaan gue , Di luar jauh ekspetasi gue ..

Saat gue berfikir hanya pacar gue satu2nya org yg bisa gue percaya ,, memahami gue ,, dan menemani gue menghadapi masalah dan masa masa sulit ini justru dia merespon kurang baik ke gue , dia bilang "aku tuh punya banyak kerjaan dan tanggung jawab yg harus aku selesaikan ,, aku bener2 ga punya waktu man ,, aku juga punya masalah di kerjaan dan banyak yg harus aku selesaikan" .

Gila ga sih ternyata responnya seperti itu ?

Dan yg bikin gue kaget lagi pacar gue bukannya memperbaiki kesalahannya berkata seperti itu tapi malah marah dan memaki maki gue "gue bakal benci sama lu ,, gue benci sama manusia toxic Kaya Lu".

Sumpah gila rasanya gue berfikir memang hidup gue udh ga ada harganya lagi ,, dan udh ga ada artinya lagi ..

Lebih sadisnya lagi saat gue di selimuti rasa sedih ,, gelisah ,, merasa rendah dan down tapi pacar gue terlihat senang senang aja bersama temen2 kantornya ,, membagikan kebahagiaannya utk semua temen2nya tanpa sedikitpun berfikir sedikit tentang keadaan gue .

Jujur yg gue tau di dalam percintaan " kasih ,, lukamu adalah lukaku ,, sedihmu adalah sedihku dan bahagiamu adalah bahagiaku dan itu tugasku" .

Tapi kenapa dia ga bisa membuktikan hal itu ?

Akhirnya gue pun berfikir klo pacar gue udh ga sayang dan udh ga bergairah menjalani hubungan ini dgn gue atau bahkan sudah menemukan pria selain gue ..

Kalo pun iya tolong dong ngomong ke gue dgn jujur biar gue ga seperti ini terus ..

Karna lu ngomong jujur pun soal itu udh cukup meringankan beban masalah gue kok walaupun hati gue hancur sehancurnya .

Kasih , kemana lagi aku harus mencari tempat yg teduh dan menenangkan selain peluk dan senyummu ?

Gue ga ngerti deh kenapa gue harus menghadapi kenyataan seperti ini ,, dan hingga pagi ini yg terlihat jelas hanyalah sosok kematian yg tersenyum di hati dan fikiran nyata gue , seakan kematian berkata "datanglah , kau takkan merasakan derita ini lagi" .

Segala yang di rasa

Jakarta , 7 Maret 2020





Halo bro and sist ,, selamat membaca di blog si toxic ini
Kali ini gue ga menulis kata kata yg cukup tersusun rapih , tapi kali ini gue akan menulis tentang apa yg gue rasakan belakangan ini ..
Oke bro and sis kita mulai langsung .
Belakangan ini terasa berat gue menjalani hidup , terasa berat melawan kenyataan ,, gue baru kali ini teramat sangat lemah sampai gue udh males dan ga bergairah utk jalani hidup lagi ,, teramat banyak masalah yg sangat berat yg harus gue lalui , dan lebih gilanya lagi gue harus sendiri melawan masa masa sulit ini tanpa di temani oleh orang orang yg katanya sayang Ama gue , hingga pacar gue pun terlalu sibuk mengurusi urusan kantornya dan urusan dirinya .
Fikiran gue udh mulai kacau di hari ini , sampai gue susah banget utk tidur ,, istirahat ,, berfikir baik atau prasangka baik kpd pacar gue dan yg lebih gilanya lagi gua berfikir dan mencari cara di internet utk menemukan cara cara bunuh diri yg cepat utk mati .

Di saat seperti ini , di keadaan gue yg seperti ini ,, saat gue down ,, jatuh ke dalam lubang yg paling dalam , penuh dengan kesedihan dan kesengsaraan ini keluarga , tmn ,, atau bahkan pacar gue ga bisa menemani gue .
Gue ga mungkin curhat soal ini ke ortu gue ,, karna jujur aja ortu gue itu mempunyai sakit jantung koroner (bokap) dan mempunyai sakit darah tinggi dan gejala stroke (nyokap) .
Gue curhat ke tmn2 gue pun ga bisa juga karna mereka meninggalkan gue dan gue pun ga percaya lagi ke mereka.
Di saat begini gue berfikir kayanya pacar gue tempat di mana gue bisa berbagi tentang keluh kesah gue , akhirnya gue minta utk pacar gue meluangkan waktunya menemani gue menghadapi masalah ini  .
Tapi luar jujur dan sumpah respon pacar gue di luar dugaan gue , Di luar jauh ekspetasi gue ..
Saat gue berfikir hanya pacar gue satu2nya org yg bisa gue percaya ,, memahami gue ,, dan menemani gue menghadapi masalah dan masa masa sulit ini justru dia merespon kurang baik ke gue , dia bilang "aku tuh punya banyak kerjaan dan tanggung jawab yg harus aku selesaikan ,, aku bener2 ga punya waktu man ,, aku juga punya masalah di kerjaan dan banyak yg harus aku selesaikan" .
Gila ga sih ternyata responnya seperti itu ?
Dan yg bikin gue kaget lagi pacar gue bukannya memperbaiki kesalahannya berkata seperti itu tapi malah marah dan memaki maki gue "gue bakal benci sama lu ,, gue benci sama manusia toxic Kaya Lu".
Sumpah gila rasanya gue berfikir memang hidup gue udh ga ada harganya lagi ,, dan udh ga ada artinya lagi ..
Lebih sadisnya lagi saat gue di selimuti rasa sedih ,, gelisah ,, merasa rendah dan down tapi pacar gue terlihat senang senang aja bersama temen2 kantornya ,, membagikan kebahagiaannya utk semua temen2nya tanpa sedikitpun berfikir sedikit tentang keadaan gue .
Jujur yg gue tau di dalam percintaan " kasih ,, lukamu adalah lukaku ,, sedihmu adalah sedihku dan bahagiamu adalah bahagiaku dan itu tugasku" .
Tapi kenapa dia ga bisa membuktikan hal itu ?
Akhirnya gue pun berfikir klo pacar gue udh ga sayang dan udh ga bergairah menjalani hubungan ini dgn gue atau bahkan sudah menemukan pria selain gue ..
Kalo pun iya tolong dong ngomong ke gue dgn jujur biar gue ga seperti ini terus ..
Karna lu ngomong jujur pun soal itu udh cukup meringankan beban masalah gue kok walaupun hati gue hancur sehancurnya .
Kasih , kemana lagi aku harus mencari tempat yg teduh dan menenangkan selain peluk dan senyummu ?
Gue ga ngerti deh kenapa gue harus menghadapi kenyataan seperti ini ,, dan hingga pagi ini yg terlihat jelas hanyalah sosok kematian yg tersenyum di hati dan fikiran nyata gue , seakan kematian berkata "datanglah , kau takkan merasakan derita ini lagi" .

Kamis, 05 Maret 2020

Sepi dan sendiri


Jakarta , 6 Maret 2020




Hampir selama 1000 malam kita lalui dan menghadapi hal suka dan duka bersama
Hingga sampai tiba waktunya aku duduk ,, berdiri ,, berfikir ,, merenung dan menguatkan hati serta jiwa ini sendiri melawan kerasnya kenyataan dan takdir ini tanpa kamu menemani dan memahami
Haruskah aku pergi meninggalkan semuanya ?
Kasih ,, aku harus kemana lagi ?
Kasih ,, jangan kau hancurkan cinta yg ada
Kasih ,, siapa yang mau mengusir sepi ,, gundah dan lara saat aku sendiri ?
Kasih ,, tak mungkin aku berpaling lagi dan bahkan menyesali hal ini , walau hati hancur
Kasih ,, haruskah aku memohon cinta hanya untuk menghilangkan sepi ?


Aku telah ikhlas memberikan hatiku sepenuhnya
Apakah diriku bersalah melakukan apa yang kamu inginkan ?
Aku telah berjuang melawan diri sendiri agar cinta ini tetap terjaga


Jika aku tau perubahan diriku menjadi yang lebih baik membuat hubungan kita menjadi seperti ini ,, jujur aku lebih suka menjadi buruk seperti dulu
Biarlah menjadi buruk dan aku bahkan bersedia menanggung dosa atas perbuatan burukku asalkan hubungan ini baik baik saja dan cinta kita utuh


Hati masih merindu sedih
Andai kau ingin pergi dariku ,, jangan pernah kau sesali
Segalanya akan aku tempuhi ,, biarpun sejuta duri menikam di saat ini dan nanti ,, menusuk pilu dan kalbuku agar aku teguh berdiri lagi
Biarkanlah diriku sendiri mengahadapi luka ini
Akan aku sambut air mata ini walaupun pedihnya tiada sanggup di tahan diri ini

Senin, 20 Januari 2020

Sebuah pernyataan dan pertanyaan keseriusan dari VrmanSaktiAtmadja


Rindu yg tak pernah habis ..
Rindu yg tak akan pernah cukup ..
Rindu yg tiada henti ...
Kepada rindu ,, dan atas nama Tuhanmu , aku memanggil dirimu di dalam do'a ku , agar kita bersama ,, hingga menjadi debu ...

Kau bukan orang lain , meskipun tak menjadi seperti yg ku ingin cinta telah melibatkan kita di luar logika

Walau kau pernah menyakiti namun kau tetap bidadari
Aku akan terus mencintai dan menyayangimu dengan segala kerendahan hati , apa adanya serta dengan hati yg sabar


Maukah kau menikah denganku ?